Pesan Baru Akhir Tahun

Seni Preeet menyajikan Mural, Grafity, Colagge, Instalasi, performance art.  Karya seni yang tidak diseriusi tapi berpikir serius. Seperti bermain menciptakan aturan mainnya sendiri. Inti dari pesan Seni Preeet tetap konsisten saja. Pesannya bersifat mengingatkan yang ditujukan untuk diri sendiri. Meskipun sesungguhnya sebuah pesan itu juga berlaku umum. Seperti undang-undang Preeet berkata: “Kita tidak pikir apa yang orang pikir, kita berpikir apa yang kita masalahkan.” 

Basuki Abdullah

Basuki Abdullah   Basoeki Abdullah lahir di Surakarta,…

FREEDOME

Mendekati hari kemerdekaan Republik Indonesi ke 75 pertemuan tidak sengaja membicarakan masalah kemerdekaan, seni rupa dan project seni Preeet. Bagaimana rasa nasionalisme itu terbangun dan dibangun dari berkumpul tidak sengaja. Berbicara masalah perjuangan melawan penjajah, melawan kolonialisme, kapitalisme, dan masalah oligarki, sampai pada pasar seni rupa. Quo Vadis Seni Preeet?
Sanento Yuliman

Memperkatakan Sanento Yuliman

Memperkatakan Sanento Yuliman (1) Oleh WAHYUDIN   Tiga…
buku tentang lukisan palsu

PPSI Melacak Lukisan Palsu

PPSI Melacak Lukisan Palsu  Oleh WAHYUDIN   Pada…
buku perkembangan seni

Membedah “Koleksi” Hendra Gunawan

Membedah “Koleksi” Hendra Gunawan Oleh WAHYUDIN   “Kebenaran…
lukisan soedjojono

Tengkar Tiga Kurator

Tengkar Tiga Kurator Oleh WAHYUDIN   Kurator bertengkar…
poster publikasi

Pameran Virtual Peace in Chaos!

Pameran Virtual Peace in Chaos! Oleh Jajang R Kawentar Kreativitas…
Pameran tunggal

Patung-Patung Geppetto van Jogja

Patung-Patung Geppetto van Jogja  Oleh: WAHYUDIN Abdi Setiawan,…