Pameran 80 nan Ampuh: Syang Art Space

Di Atas Rata-Rata

oleh WAHYUDIN

Seorang Indonesia berumur 80 adalah seorang warga di atas rata-rata dalam usia, ikhtiar, dan kiprah hidup. Dr Oei Hong Djien, OHD, atau Pak Dokter adalah seorang warga Indonesia di atas rata-rata dengan ikhtiar dan kiprah hidup yang mengesankan di dunia seni rupa Indonesia.

Pada umurnya yang ke-80 tahun, dr Oei Hong Djien, OHD, atau Pak Doktermenghablurkan apa yang pernah dikemukakan seorang arif dari Barat: Mengoleksikarya seni rupa bisa jadi sebentuk penyakit cinta. Keindahan bisa jadi sangat menggiurkan, tapi karya seni rupa bukan sekadar indah. Banyak yang tampak aneh danganjil—terutama dalam karya seni rupa kontemporer. Itu sebabnya, mengoleksi karyaseni rupa bukan hanya ihwal menyimpan benda-benda estetis di suatu tempat, tapi juga merawatnya dengan citra, ingatan, dan makna—apalagi jika itu karya seni rupakontemporer.

Saya yakin dr Oei Hong Djien, OHD, atau Pak Dokter menginsafi itu di setiap waktuluang estetiknya—sehingga selalu memungkinkannya untuk menempatkan citra,ingatan, dan makna itu di museumnya bernama OHD Museum sebagai yangkontemporer—yang kini dan di sini—yang senantiasa berikhtiar merawat sesuatu yang baik dari masa lalu dan mengambil sesuatu yang lebih baik dari masa kini.

Keinsafan itu pun merupakan sesuatu di atas rata-rata ikhtiar dan kiprah hidup kolektor-kolektor seni rupa di Indonesia. Maka bisa dimengerti jika seorang pengamat pasar seni rupa terkemuka dari Barat mendaulatnya sebagai salah seorang “pembuat selera baru” (the new taste-maker) di dunia seni rupa—dan OHD Museum adalah salah satu ruang seni rupa swasta di dunia yang mengisi peran yang tak bisa—atau tak mau—diambil oleh negara.

24 Downloads